1428 H
January 26th, 2007 by adjiemandaAwal muharram 1428 H kemarin dikantor ada talk show bersama Abu Syauqi
(Rumah Zakat Indonesia) dan Valentino Dinsi (penulis buku best seller "jangan mau seumur hidup jadi orang gajian").
Nasehat yang disampaikan oleh kedua tokoh diatas sangat menarik, seperti
bagaimana memaknai hijrah itu sendiri, tentang orang gagal dan orang
yang sukses.
Hijrah itu sendiri ada dua kategori yaitu Hijrah Makani dan Hijrah Maknawi.
Hijrah Makani itu Hijrah tempat, Hijrahnya Nabi dan sahabat dari Mekkah
ke Madinah. Hijrah Maknawi lebih ke mental kita. Seperti contoh kita ingin tinggal
kan kebiasaan-kebiasaan buruk kita , ingin merubah diri menjadi lebih baik atau bahkan sebaliknya.
Tentunya kalau kita berbicara tentang hijrah..yang terpikirkan oleh kita adalah kita ingin sukses dunia dan akhirat. Kita ingin sukses meraih cita-cita dan impian kita, kita ingin sukses dalam kehidupan kita.
sukses dan gagal, dua hal yang selalu membayangi kehidupan kita.
..:: Gagal
Orang yang gagal memiliki ciri-ciri :
- hidup nya kebanyakan mengeluh, tidak pernah bersyukur
- tidak punya tujuan hidup
- Suka berpikiran negatif
- tidak pernah berpikir ingin suskes
..:: Sukses
kunci sukses :
- Memiliki Tujuan, alangkah baiknya kalau tujuan bisa dibuat lebih detail dan tertulis supaya tidak lupa
- Memiliki perencanaan /planning, sebab tidak cukup hanya memiliki tujuan,
tapi tidak ada perencanaan untuk mencapai tujuan tersebut
- Berpikiran positif
- Terpikirkan dirinya ingin sukses dan ingin meraih kesuksesan, sebab
bagaimana mungkin kita ingin menjadi sesuatu , ingin meraih sesuatu kalau
kita sendiri tidak pernah berpikir kesana
- tidak menunda-nunda
- banyak belajar dari orang-orang yang anda anggap sukses
- action, not talk only
Tips-tips yang fajri bisa tangkap :
- Apa yang kita rencanakan , catat di kertas supaya bisa kita bawa2 dan tidak
mudah lupa
- Kita bisa bagi menjadi beberapa katagori :
# Kesehatan
kita bisa buat perencanaan tentang olahraga, how to live in healthy life.
Tentunya kita tidak ingin dimasa tua nanti kita banyak penyakit seperti asam
urat, kolesterol, jantung dan sebagainya.buat apa punya banyak uang tapi
penyakitan.
# Financial
Seperti perencanaan kerja, tabungan , usaha dan sebagainya.
Sesuaikan dengan kondisi diri kita, keahlian kita , hobby kita.
# Family
Tentunya kita tidak mungkin menghabiskan seluruh hidup kita hanya untuk
mencari uang dan bekerja. Kita harus bisa membagi waktu juga dengan
keluarga kita.Intinya jangan sampai karrier kita sukses, tapi keluarga kita
hancur
# Sosial
Tentunya kita tidak mungkin hidup sendirian. Kita bagian dari masyarakat.
Ingin jadi apa kita , ingin bagaimana kita di masyarakat, apa yang ingin kita
berikan, apa yang ingin kita dapatkan.Ingat!!! sebaik-baiknya manusia ialah
yang bermanfaat bagi orang lain.
# Religius
This is the important thing. Karena biar bagaimanapun kita manusia
diciptakan tidak lain adalah untuk beribadah Kepada Allah SWT.
lucu dong kalau kita bisa menghafal novel atau buku cerita yang tebal-tebal,
sedang kan ayat -ayat Al-quran hanya seputar Alfatihah, Annas, Alfalaq, dan
Al-ikhlas.
Lucu dong kalau kita bisa begadang malam-malam untuk nonton bola atau
jalan-jalan, sedangkan untuk bangun tahajud ogah-ogahan.
Lucu dong kalau kita bisa bersenang-senang , belanja banyak barang ,
sedangkan berzakat kita pelitnya minta ampun.
Kita berharap surga, kita takut ke neraka tapi kita tidak ada usaha untuk
meraih nya.
Ya.. semuanya kembali ke diri kita sendiri, kita yang memilih jalan , kita yang merasakan, kita juga yang akan menuai hasilnya kelak.
Sisa umur tentunya akan semakin pendek. Jangan sia-sia kan hidup kita untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.
Semoga kita bisa lebih memaknai hidup kita ke arah yang lebih baik lagi..